Tuesday, November 04, 2008

DUNIA PARA WALIYULLAH

Waliyullah adalah manusia yang mendapat kedudukan terhormat dimata Tuhan. Mereka para wali mempunyai keutamaan yang sangat luar biasa. Para wali merupakan manusia yang doanya tidak ditolak Tuhan, doa mereka mendapatkan nilai sempurna dimata Tuhan. Mereka mendapat kemuliaan karena mereka mempunyai kelebihan dalam bertakwa dan beribadah kepada Allah SWT. Takwa mereka bukan hanya dimulut saja, namun panca indera mereka semua mengingat kepada Khaliknya. Diseluruh dunia ini kita mungkin sering mendengar tentang adanya wali. Di Indonesia sendiri kita sering mendengar ada beberapa wali yang cukup melegenda seperti para walisongo. itu dulu...Di kehidupan sekarang yang serba modern ini mungkin banyak orang bertanya, apakah saat ini masih ada yang namanya wali ?
Untuk menjawab pertanyaan ini mau tidak mau orang harus mengetahui bagaimana sebenarnya hakikat dari dunia walyullah tersebut, karena tanpa menyelami secara mendalam dunia wali, ada kecenderungan orang hanya bisa menilai secara pada satu sisi saja. Kenapa demikian? karena dunia wali tidak hanya bisa diukur dari logika dan konsep lahiriah saja, dunia wali tidak bisa dinilai pada hari ini saja, dunia wali tidak bisa diukur dari kata-kata saja, dunia wali kadang bersikap paradoks. Yang harus difahami dunia wali adalah dunia multi kompleks, didalamnya kita akan banyak menemukan hal-hal yang sulit terfikirkan apalagi untuk difahami, diperlukan sebuah kearifan dan dasar-dasar keilmuan yang cukup dalam memahami dunia yang serba luar biasa ini. Kalau kita sudah bisa memahami bagaimana hakikat dan kehidupan para wali sudah tentu dalam menilai mereka kita bisa lebih jernih dan obyektif. Oleh sebab itu bila kita sudah memahami dunia mereka, kita tidak perlu kaget dengan keluarbiasaan yang muncul dalam diri mereka. Kita tidak perlu terheran-heran dengan keistimewaan mereka, kenapa demikian? lha mereka khan kekasih Allah SWT ya wajar saja bila Allah memberikan keistimewaan terhadap orang yang Ia kasihi, dan itu hanya bisa diperoleh terhadap orang-orang yang sudah dipilih oleh Allah sendiri. Yang perlu kita pelajari dari dunia wali tersebut karena mereka kekasih Allah, berarti itu adalah kesempatan kita untuk belajar bagaimana mendekatkan diri pada Allah. Dari mereka kita bisa belajar banyak bagaimana menjalani hidup ini yang nanti muaranya adalah kembali kepada keharibaan Allah SWT.
Mungkin banyak orang bertanya, " Wali itu dalam wujud yang nyata sebenarnya seperti apa sih? apakah mereka yang terlihat aneh atau berkemampuan diluar akal manusia itu wali? apakah orang yang bisa terbang itu wali?, apakah mereka yang bisa berjalan diatas air, menghilang dengan sekejap, apakah orang yang terlihat zikir terus menerus itu wali, apakah mereka yang tidak mempan dibacok itu wali, apakah orang yang bisa membaca pikiran orang itu wali?. Untuk menjawab ini sebenarnya sangat sulit sekali, karena menurut sebuah ungkapan yang cukup populer dalam dunia tassawuf untuk mengetahui bahwa itu wali ya harus wali.. Jadi kita sebagai orang awam mungkin tahu bahwa itu wali ya dari keterangan wali yang lain. Mengenai tanda-tanda yang lain? wah saya sendiri sampai saat ini sangat kesulitan, cuma mungkin patokan saya ketika melihat mereka adalah ketika mereka melaksanakan sholat, ibadah dan ajaran islam yang lainnya melebihi atau diatas rata-rata dari orang lain. Boleh jadi ketika mereka menjalankan ajaran Islam, mereka bisa 10 atau 100 kali lipat daripada kita. Boleh jadi bila kita cuma sanggup sholat 17 sehari mereka bisa melakukan 1000 rokaat, boleh jadi kita cuma sanggup puasa dibulan Ramadhan mereka sanggup puasa bertahun-tahun, boleh jadi kita cuma sanggup bershalawat cuma 100 kali mereka justru sanggup ratusan ribu kali, boleh jadi bila kita membaca kitab alquran setahun sekali bulan Ramadhan, mereka justru dalam sehari dalam kehidupannya bisa tamat dalam sehari, bila kita sholat dengan wudhu yang berganti-ganti mereka justru ada yang sanggup mempertahankan wudhu dari isya sampai subuh sampai 40 tahun, mereka bahkan ada yang tidak berani menjulurkan kaki kearah kiblat ketika istirahat duduk. Ada juga yang karena bakti kepada orang tua justru mereka populer di langit daripada dibumi (bayangkan dilangit!!!!!) seperti Kisahnya Uwais Al Qarni.
Inilah sebagian kecil gambaran bagaimana menilai seorang wali, masih banyak ribuan gambaran tentang wali, yang jelas dan terpenting kita jangan pernah berfikiran negatif tentang seorang wali, kenapa demikian? lha coba kita tanya pada diri kita? kita ini sudah bersih belum? kita ini sudah mulia belum dimata Tuhan? Kita ini sudah sanggup belum dalam menghadapi dunia ini? Hati kita sudah benar belum?. Coba ukur nilai ibadah kita sudah sampai dimana? jangan-jangan kita ini kelakuannya lebih buruk dari binatang buas!!!!. Lha kalau sudah begini apakah pantas bila kita menilai seorang wali padahal kita dimata Tuhan Raportnya masih buruk. Manusia terkadang lebih mengedepankan keegoannya dengan cara menyatakan bahwa mereka mampu menilai sesuatu secara utuh termasuk dalam dunia wali, mereka memakai ukuran standar logika dan lahiriah saja, padahal secara tidak sadar sebenarnya mereka itu lemah dan tidak berdaya dalam mengukur dunia wali ini, tapi yang sering terjadi pada sikap mereka adalah, mereka sering memaksakan diri ini untuk menilai sesuatu yang sebenarnya tidak mereka fahami.
Dunia wali adalah dunia yang penuh keajaiban yang didalamnya banyak hikmah dan pelajaran yang berharga yang perlu kita renungkan. Dan yang terpenting, yakinlah... bahwa sampai hari ini masih banyak wali yang bertebaran dimuka bumi, baik dari tingkatan yang tertinggi sampai yang terakhir. Bila kita beruntung bertemu mereka gunakanlah kesempatan tersebut untuk meminta doa, karena doa mereka tidak ada dinding pembatas antara dirinya dengan Allah. Mintalah kasih sayang dari mereka, sentuhlah tubuhnya, pandanglah wajahnya, ciumlah tangannya, selagi kesempatan itu ada cepatlah gunakan, karena tidak semua orang bisa beruntung bertemu wali. Mereka yang bertemu wali adalah orang-orang yang beruntung.

No comments: